Peringati Israk Mi'raj 1446 Hijriah, Ustadz H. Anizar Minta Jangan Tinggalkan Sholat

Peringati Israk Mi'raj 1446 Hijriah, Ustadz H. Anizar Minta Jangan Tinggalkan Sholat
Ustadz H. Anizar, ketika menyampaikan kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, di Surau Nurul Huda (photo:zani)

(riaukarya.com) NAtuna - Dalam rangka memperingati Israk Mi'raj Nabi Muhammad SAW., pengurus Surau Nurul Huda Meso, menghadirkan Ustadz H. Anizar, untuk menyampaikan kisah perjalanan Rasulullah SAW.

Acara digelar di Surau Nurul Huda Meso, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis (30/102025) malam.

Sebelum penyampaian ceramah dimulai, Ketua Surau Nurul Huda, H. Padlam, mengucapkan terimakasih kepada seluruh jama'ah yang hadir agar dapat mengambil hikmah dari isi ceramah nantinya.

"Mari sama-sama kita dengarkan bersama ceramah dari  Ustadz  H. Anizar," kata H. Padlam.

Selanjutnya  Ustadz H. Anizar,  dalam ceramahnya  mengajak untuk menjadikan momentum Isra’ Mi’raj sebagai sarana meningkatkan kualitas diri dan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Lanjut Ustadz H. Anizar ciri - ciri Buraq,  Ibnu Abbas RA menjelaskan karakteristik Buraq dalam hadits riwayat Tsa'labi. Ibnu Abbas RA menjelaskan bahwa Buraq memiliki ciri-ciri diantaranya, pipi seperti pipi manusia, tubuh seperti kuda, kaki seperti unta, ekor dan kuku seperti sapi betina, dada seperti batu mulia berwarna merah.

Adapun golongan umat Nabi yang di temui Nabi Muhammad SAW, saat perjalanan Isra Miraj adalah 

Nabi Adam AS di langit pertama,

Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS di langit kedua,

Nabi Yusuf AS di langit ketiga,

Nabi Idris AS di langit keempat,

Nabi Harun AS di langit kelima,

Nabi Musa AS di langit keenam,

Nabi Ibrahim AS di langit ketujuh,

Lebih lanjut  Ustad H.Anizar, menambahkan isra mi'raj menjadi momen refleksi bagi umat muslim untuk menggali hikmah dari perjalanan Rasulullah SAW, menuju langit ketujuh dan memperkuat iman dan taat menjalankan perintah Allah SWT yakni sholat lima waktu yang menjadi kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap umat Muslim di seluruh Dunia.

“Perjalanan Isra Mi’raj merupakan perjalanan yang penuh berkah yang menunjukkan betapa maha kuasanya Allah SWT. Dalam memperjalankan hambanya Nabi Muhammad SAW, yang menempuh jarak ribuan hanya dalam satu malam dan dari sisi ibadah perjalanan ini mengajak pentingnya sholat lima waktu sebagai amalan utama .”jelas Ustad H.Anizar.

Ketika mengakhiri ceramahnya Ustadz H. Anizar, mengajak serta mengingatkan kepada seluruh jamaah supaya tidak meninggalkan sholat.

Betapa pentingnya sholat telah ia jelaskan secara detil. Sehingga sholat disebutkan sebagai tiang agama selain itu sholat juga sebagai pondasi dalam Islam.

"Mari kita jaga sholat bagaimanapun ke adaan sholat lah," tutup Ustadz H. Anizar. (RK/zani).

Berita Lainnya

Index